Tampilkan postingan dengan label featured. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label featured. Tampilkan semua postingan


Dalam modifikasi, tidak sedikit yang salah kaprah mengubah mobil menjadi relatif lebih buruk dari kondisi standarnya, atau yang populer dengan istilah ‘ricer’. Nahasnya lagi, berkat oknum tersebut, beberapa mobil justru mendapat stigma itu karena seringkali jadi obyek modifikasi asal-asalan.

Namun kawan kita Nicky Livanda tidak membiarkan predikat itu menempel di mobil kesayangannya. Pria yang hobi nge-games ini membuat basis Mitsubishi Lancer GLXi lansiran 2001 menjadi satu sosok mesin pembantai di kelas 12 detik kompetisi drag race 402 meter, dengan tampilan relatif kalem untuk sebuah mobil beringas atau biasa disebut ‘sleeper’.



Jika pembaca melihat Lancer CK4 yang dilabur warna kuning ini, maka kita sepakat bahwa konsep dasar secara visual pada eksterior dan kabin mengacu kepada Mitsubishi Lancer Evolution GSR dengan seluruh detail seperti wiper pada kaca belakang, panel bodi, pengaturan digital pada sistem pendingin, jok, dan aksesoris OEM lain yang langsung dikanibal dari saudara JDM-nya.

“Ini mobil dapetnya justru setelah gue beli barang-barangnya. Dan ini rata-hasil kanibal dari beberapa macem generasi Evo, kayak interior yang ambil dari Evo V, Long Block dari Evo VII, dan sektor undercarriage kombinasi dari Evo IV& Evo IX,” beber Nicky, sapaan akrabnya.

Cowok lulusan Desain Komunikasi Visual ini mengidamkan mesin ber-induksi turbocharger sejak lama. Itulah yang menjadi alasannya memilih mesin 4G63T yang buas di lintasan drag race, namun juga bisa dipakai harian. “Dulu sempat turbo-in Honda Jazz tapi enggak lama dijual, pengen yang lebih bertenaga. Dari 2 pilihan antara Estilo atau Evo, akhirnya nemu barang-barang Evo duluan ya dijadiin deh,” kenang penikmat sate ayam yang mesin Mitsubishi Lancer-nya ditangani oleh workshop E-Worx.

Pemukim kawasan Gading Serpong, Tangsel ini enggak tanggung-tanggung memodifikasi mesin Lancer-nya. Seluruh aspek dari peripheral parts hingga internalnya diperkuat, seperti AMS Performance di intake, GSC 272 menggusur camshafts standarnya, hingga turbo HKS GT2 7640-KAI.

“Turbo ini lebih gede sedikit dari TD05 bawaan, tapi respons ke mesin jauh lebih signifikan,” tutur pria 33 tahun ini. Agar bisa menerima boost yang lebih besar, produk AEM map sensor bertekanan 5 Bar dipasang, dibarengi dengan suplai bahan bakar dibuat deras untuk akomodir kebutuhan mesin berperforma tinggi dari injektor Fuel Injector Clinic 1.100 cc.

Hasilnya? Tenaga 328,6 AWHP bukan sekedar angka diatas kertas dyno sheet, Nicky beserta adiknya Ton-Ton yang hobi motret ini sanggup menggeber Mitsubishi Lancer-nya di angka 12,2 detik pada Sentul Drag Race 2016 seri 1 lalu.

“Adek gue si Ton-Ton malah bisa lebih bagus waktunya 12,1 detik sayang aja jump start. Lagian itu kita masih tuning bensol juga dan setup masih belum maksimal, kedepannya target masuk 12,0 sukur-sukur bisa holy land,” pungkas Nicky yang berencana mengubah kaki-kaki Lancer-nya memakai Evo RS agar lebi bisa di-abuse untuk balap.






PT Toyota Astra Motor meluncurkan New Toyota Vios bermesin 2NR-FE berikut dibekali transmisi automatic CVT (Continuous Variable Transmission).







“Toyota berkomitmen memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan melalui peluncuran New Vios dengan engine baru berteknologi Dual VVT-i dan transmisi automatic CVT,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto.

Mesin 2NR-FE Dual VVT-i memiliki kapasitas 1.500 cc, yang juga digunakan pada produk Toyota lainnya, salah satunya Toyota Sienta. Diklaim mesin ini lebih efisien, serta tingkat kebisingan yang lebih rendah ketimbang mesin Toyota Vios sebelumnya.



Dipadukan transmisi CVT dengan teknologi Sequential Shift, membuat Toyota Vios lebih mudah dikendarai dan akselerasinya lebih nyaman. Perpaduan mesin dan transmisi baru ini dklaim membuat konsumsi bahan bakar makin hemat. “Paduan engine dan transmisi terbaru akan semakin menciptakan kenyamanan dan efisiensi dalam berkendara,” ucap Henry.

Di sisi eksterior, sentuhan terbaru pada TRD Sportivo tersemat pada kehadiran new trunk spoiler, dan new sticker design. Sementara penggunaan alloy wheel dengan desain dua warna, machining dan grey terdapat pada TRD Sportivo serta G Grade.



Penambahan sejumlah fitur interior seperti audio entertainment yang dilengkapi dengan DVD AVX internet, dan miracast membuat kabin New Vios makin terasa mewah. Apalagi dengan tampilan baru ornamen AC berwarna silver pada New Vios grade G dan TRD.

“Kehadiran New Toyota Vios merupakan bentuk apresiasi kami atas kepercayaan terhadap pelanggan selama ini terhadap produk-produk Toyota, khususnya di segmen sedan yang pasarnya juga sangat signifikan. Toyota senantiasa berupaya meningkatkan value produknya agar bisa melebihi ekspektasi pelanggan,” kata Henry Tanoto. (www)
Honda Civic Type R generasi ke-5 tertangkap kamera sedang melakukan uji coba di ruas jalan Spanyol. Meskipun yang saat ini generasi ke-4 masih seumur jagung, namun Honda Civic Type R 2018 ini sepertinya layak ditunggu.

Berbasis Honda Civic generasi ke-11, Civic Type R berlapis stiker camouflage ini tampil berbeda dengan sebelumnya, dimana bumper-nya mengalami perubahan pada ventilasi yang lebih besar serta kisi-kisi vertikal. Selain itu kap mesinnya terdapat scoop.
Bagian belakang bisa dibilang masih sama seperti pada uji coba sebelumnya, yang mana terdapat triple exhaust tips di bawah bumper-nya seperti Ferrari 458 Italia. Karena berbasis generasi ke-11, Honda Civic Type R ini memiliki lampu rem membentuk bulan sabit.
Tidak jelas mesin apa yang digunakan untuk Honda Civic Type R 2018 ini. Kabarnya akan disematkan mesin turbo K20C1 dari Civic Type R saat ini, namun dikembangkan kembali untuk performa yang lebih baik. Untuk saat ini, Honda Civic Type R memiliki tenaga 305 HP dan 400 Nm.
Tahun lalu, Honda Civic Type R generasi 4 berhasil menjadi mobil front-wheel drive tercepat di sirkuit Nurburgring Nordschleife dengan waktu 7:50, yang kemudian namun dipatahkan oleh VW Golf GTI Clubsport S dengan waktu 7:49.
Honda sendiri telah mengumumkan bahwa Civic Type R terbaru ini akan diperkenalkan pada tahun 2017 di Amerika Serikat, dan mulai dipasarkan tahun 2018 mendatang.
Hankook Tire Indonesia membantu masyarakat di Kabupaten Bekasi dengan memberikan 24.000 liter air bersih secara gratis sejak bulan Agustus 2016 ke wilayah-wilayah tertentu di kawasan sekitar pabrik Hankook Tire beroperasi.

Program yang juga merupakan salah satu agenda kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) pabrik Hankook Tire Indonesia ini akan berlangsung selama 3 bulan berturut-turut hingga Oktober 2016.
“Hankook Tire Indonesia ingin membantu masyarakat sekitar Kabupaten Bekasi untuk mengatasi krisis air bersih dan meningkatkan sanitasi serta kesehatan keluarga mereka. Kami mengirimkan bantuan sedikitnya 24.000 liter air bersih per hari untuk mengurangi beban masyarakat dalam membeli air bersih,” ujar Mr. Hyon Young Seop, Senior Manager Corporate Management Team pabrik Hankook Tire Indonesia.

Perusahaan menargetkan alokasi bantuan ke hampir seluruh Kabupaten Bekasi, khususnya kecamatan Cikarang Pusat, Serang Baru, Cibarusah, Bojongmanggu, dan sekitarnya. Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut tidak bisa memanfaatkan sumur sehingga sebagian besar penduduk masih mengalami kekurangan air bersih saat musim hujan dan cenderung membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan adanya bantuan air bersih, masyarakat dapat mengambil air bersih gratis dengan menggunakan jerigen dari mobil-mobil tangki air bersih yang dikirimkan oleh tim sukarelawan dari karyawan pabrik Hankook Tire Indonesia. “Kami berharap masyarakat di sekitar Kabupaten Bekasi dapat meningkatkan kesehatan keluarganya dengan kemudahan akses air bersih gratis dari Hankook Tire Indonesia,” tambah Mr. Hyon.
Hankook Tire Indonesia membantu masyarakat di Kabupaten Bekasi dengan memberikan 24.000 liter air bersih secara gratis sejak bulan Agustus 2016 ke wilayah-wilayah tertentu di kawasan sekitar pabrik Hankook Tire beroperasi.

Program yang juga merupakan salah satu agenda kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) pabrik Hankook Tire Indonesia ini akan berlangsung selama 3 bulan berturut-turut hingga Oktober 2016.
“Hankook Tire Indonesia ingin membantu masyarakat sekitar Kabupaten Bekasi untuk mengatasi krisis air bersih dan meningkatkan sanitasi serta kesehatan keluarga mereka. Kami mengirimkan bantuan sedikitnya 24.000 liter air bersih per hari untuk mengurangi beban masyarakat dalam membeli air bersih,” ujar Mr. Hyon Young Seop, Senior Manager Corporate Management Team pabrik Hankook Tire Indonesia.

Perusahaan menargetkan alokasi bantuan ke hampir seluruh Kabupaten Bekasi, khususnya kecamatan Cikarang Pusat, Serang Baru, Cibarusah, Bojongmanggu, dan sekitarnya. Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut tidak bisa memanfaatkan sumur sehingga sebagian besar penduduk masih mengalami kekurangan air bersih saat musim hujan dan cenderung membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan adanya bantuan air bersih, masyarakat dapat mengambil air bersih gratis dengan menggunakan jerigen dari mobil-mobil tangki air bersih yang dikirimkan oleh tim sukarelawan dari karyawan pabrik Hankook Tire Indonesia. “Kami berharap masyarakat di sekitar Kabupaten Bekasi dapat meningkatkan kesehatan keluarganya dengan kemudahan akses air bersih gratis dari Hankook Tire Indonesia,” tambah Mr. Hyon.
Hi-Res Audio juga disebut High-definition audio atau HD audio mulai dikenal oleh para penikmat musik digital dan bisa dibilang sebagai salah satu pilihan utama bagi mereka. Lalu, apa yang kita butuhkan untuk menikmati Hi-Res Audio dan bagaimana mendapatkannya.

Technics US


Tahun 2015 merupakan debut bagi Hi-Res Audio dan bisa kita jadikan mainstream dengan banyaknya rilis perangkat serta layanan yang mendukung format hi-res audio ini.

Dari Neil Young PonoPlayer untuk dukungan audio high-res pada Sony Xperia Z3 sampai hi-res streaming pada Qobuz, sudahlah banyak kebisingan 'pecah' dari HD audio.

Industri musik sendiri sekarang mulai beralih dari media fisik seperti CD dan vinyl, bahkan era kebangkitan vinyl sudah tidak bisa bertahan lagi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang yang mengunduh music digital dari situs-situs ternama seperti Amazon dan iTunes, bahkan belakangan ini sudah ada layanan streaming seperti Spotify

Situs-situs tersebut menggunakan format file yang dikompresi dengan bitrate yang cukup rendah, seperti 256kbps untuk file AAC di iTunes dan 320kbps untuk MP3 pada layanan Spotify.

Bagaimana dengan kualitas suara yang dihasilkan? Tentu saja format ini tidak sepenuhnya mewakili semua amunisi yang kita siapkan pada play list favorit kita. Proses kompresi data sangat memungkinkan hilangnya track maupun data demi mendapatkan sekedar suara pada titik nyaman dalam ukuran file yang lebih padat.

Anda mungkin saja bisa bilang 'Oke laah...' saat mendengarkan iPod atau smartphone. Tapi bukan oke saja yang di inginkan oleh penikmat musik yang 'freak', mereka ingin lebih dari sekedar jawaban oke lah. Di sinilah di Anda harus mulai beralih ke hi-res audio.

Sejauh ini Astell & Kern, LG, Samsung, Sony dan FiiO hanya beberapa perusahaan yang sudah meluncurkan produk dengan audio resolusi tinggi, sementara beberapa situs download sekarang menawarkan sesuatu yang lebih baik dari CD yang memiliki file musik berkualitas tinggi. Saat ini pun label besar dan para musi memberikan dukungannya dalam industri Hi-Res Audi.

Apakah audio resolusi tinggi benar-benar begitu bernilai? Di mana Anda bisa mendapatkannya? Dan apa yang Anda butuhkan untuk memainkannya? 'Just stay cool'



Kenapa hi-res audio lebih bagus?

Ada beberapa format hi-res audio memulainya, dan semuanya sangat mendukung baik sampling rates mau bit-depth yang dibutuhkan format resolusi tinggi ini. FLAC dan ALAC, keduanya memang dihasilkan melalui proses kompresi data tapi tidak pada keduanya yang kehilangan data pada saat kompresi dilakukan.

Format lain yang mendukung adalah WAV, AIFF dan DSD, format ini sudah lazim digunakan untuk Super Audio CD. Jika kita berbicara tentang hi-res audio bukan hanya format file saja yang mendukung tapi kompatibilitas file dengan produk serta sistem aplikasi yang di akan digunakan.

Kenapa hi-res audio format terdengar lebih bagus dari kualitas MP3? Suara yang di hasilkan dari hi-res audio memiliki tekstur dan datil suara yang lebih baik jadi suara yang dihasilkan jauh lebih mendekati kualitas aslinya.

Apa yang dibutuhkan hi-res audio?

Dari AV receivers dan stereo amps sampai all-in-one music system dan streamer, itu hanya sebagian kecil produk yang ada di pasaran untuk memutar hi-res audio.

Arcam irDAC


File hi-res audio pada PC bisa Anda mainkan dengan menghubungkan PC ke DAC USB seperti Arcam irDAC untuk mengirimkan audio ke sebuah headphone atau speaker system.

Anda bahkan bisa memboyong dedicated headphone amps dengan built-in DAC yang mampu melayani hi-res audio. Sonos sempat populer dengan dukungan WAV dan AIFF, tapi cuma sekedar sampai pada level CD terkompresi. iTunes, dengan sistem dukungan file hi-res pun tetap tidak bisa memainkan file FLAC.

Jika Anda pengguna Mac, mungkin bisa Anda coba untuk menggunakan Amarra atau Channel D's Pure Music. Jika ingin bereksperimen dengan PC, Anda bisa mencoba JRiver Media Center.
Suzuki Indomobil Sales resmi meluncurkan Suzuki Ertiga Dreza kemarin (7 Januari 2016) di Jakarta. Mobil Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) ini merupakan varian tertinggi dari Suzuki Ertiga.




Suzuki Ertiga Dreza hadir dengan 2 model yaitu Ertiga Dreza dan Ertiga Dreza GS, dengan harga mulai Rp 216,9 juta. “Segmen mobil dengan harga diatas Rp 200 juta itu sebesar 15%. Disini kami pede untuk membuat Ertiga Dreza,” kata Davi Tuilan, Marketing And Director Suzuki Indomobil Sales.





Berbeda dengan produk LMPV merek sebelah, mobil ini tetap mengadopsi nama Ertiga. “Ini tetap Suzuki Ertiga, dan harus di bawah payung Ertiga. Bisa saja kalau misalnya nama Ertiga dihilangkan, tapi harus ganti konsepnya lagi,” lanjutnya.





Mengenai harga yang melebihi angka Rp 200 juta, Davi tetap percaya diri bisa diterima konsumen. “Harga memang tinggi, tapi kami memberikan kemewahan baik dari segi eksterior maupun interior. Kami tidak khawatir untuk masalah ini,” bilangnya.





Di eksteriornya, Suzuki Ertiga Dreza hadir dengan sejumlah ubahan, seperti bemper depan-belakang, grille, lampu, foglamp, side sill splash, spoiler garnish, dan masih banyak lagi dengan 4 pilihan warna yaitu Cool Black, Graphite Grey, Pearl Snow White, dan Pearl Twilight Violet (tipe GS). Kemudian interiornya terdapat wood panel, head unit 9 inci (tipe GS), tweeter di dashboard, jok 2-tone, dan lainnya.





Untuk mesin, Suzuki Ertiga Dreza tetap memakai K14B yang berkapasitas 1.400 cc seperti Ertiga model lainnya. Untuk fitur keselamatan, Ertiga Dreza hadir dengan dual airbag, side impact beam, dan rem ABS + EBD.


Suzuki Ertiga Dreza MT : Rp 216,9 Juta

Suzuki Ertiga Dreza AT : Rp 229,5 Juta

Suzuki Ertiga Dreza GS MT : Rp 223,9 Juta

Suzuki Ertiga Dreza GS AT : Rp 236,5 Juta




More about Suzuki Ertiga:
Mobil dengan tampilan mainstream kadang membuat sebagian orang terkecoh, salah satunya Honda Brio 1.3 berwarna silver ini. Apa yang diharapkan dengan adanya intercooler dibalik bemper depan, diikuti kap motor karbon, dan velg sporty? Biasanya hanya ‘itu-itu’ saja.



Namun kenyataannya, dibalik ‘lugu’-nya tampilan mobil milik Devid Wijaya ini ternyata menyimpan ambisi khusus, yaitu menjadi Brio terkencang di Indonesia. “Pengennya sih begitu, apalagi sudah sempat masuk ke 13 detik,” buka Devid.



“Dari awal Honda Brio ini dibangun tahun 2013 lalu, gue mau tetap sesimpel mungkin. Tampilan gak mau mencolok, ibaratnya sleeper. Dan juga mobil ini masih dipakai harian, semua masih ada, A/C maupun power steering,” lanjutnya.



Ambisi tersebut bisa dicapai bukan hanya melamun sambil menatap langit seperti sinetron, tentunya dilakukan modifikasi khusus yang diserahkan kepada Andy Suhendi dari Advance Engineering berduet dengan Turbo Innovation. Mesin 1.300 cc bawaan #Brio DD2 diganti dengan L15A yang masih 1 keluarga.



Tentunya dilakukan porting polish pada kepala silinder dengan kompresi yang dipatok 10.5:1, diikuti pergantian internal mesin seperti piston, setang piston, per klep dan lainnya agar kuat menerima boost. Untuk turbo-nya dipilih lansiran AE Turbo yang berukuran cukup besar yang ditemani wastegate TiAL.



Bagian lainnya menyesuaikan, seperti intake manifold yang di-custom, pipa-pipa exhaust dan turbo berikut intercooler, hingga ditambahkan injektor berukuran besar untuk melayani kebutuhan bahan bakar saat putaran atas. ECU bawaan Brio tetap dipakai, dan ditemani piggyback untuk mengatur ulang beberapa parameter.



Masih mengandalkan transmisi bawaan Honda Brio, uniknya hanya dekrup yang diganti untuk mencegah gejala selip. “Dulu pernah ganti kampas kopling, tapi dipakainya jadi tidak enak. Akhirnya cukup dekrup saja. So far tidak ada masalah,” jelas Devid. Dari transmisi dialirkan ke roda depan yang berukuran lebih lebar untuk memperkuat traksi.



Seperti dijelaskan sebelumnya jika Devid ingin sesimpel mungkin, makanya interior Brio-nya tetap lengkap ala kadarnya tanpa adanya pengurangan bobot. “Kan enjoy banget kalau bawa mobil kondisinya begini,” tuturnya.



Saat di-dyno, Brio-nya bisa mengeluarkan tenaga lebih dari 300 HP dengan boost pressure dari turbo sebesar 1 bar, dan best time-nya 13,8 detik. “Itu waktu dulu pakai turbo yang lebih kecil, dan putaran mesin atas sudah flat tenaganya. Kalau sekarang tenaganya ngisi terus, tapi ada kendala seperti power loss, dan belum tau penyebabnya,” bilang Devid.



“Sudah disarankan ganti ke standalone, tapi mau coba di-retune pakai piggyback ini. Karena standalone takutnya gak enak dibawa harian lagi,” tutur pemilik Honda Brio dengan engine mounting yang hanya diganti pada bagian belakangnya saja dari bahan polyurethane, sehingga tidak ada getaran-getaran mengerikan saat dikendarai.
Jeep Cherokee Chief keluaran 1977 ini langsung jadi perhatian publik saat pertama kali muncul di dunia maya. Jeep Cherokee Chief ini di lelang dengan penawar tertinggi hampir senilai $27.000. Jeep model ini merupakan produksi ke 49 dari Easter Jeep Safari.




Penampakan mobil ini semakin menggila dengan razor grille serta bumper chrome terlihat sangat klasik untuk Jeep Chief ini. Balutan warna Ocean Blue pada body menyempurnakan penampilan Jeep Chief untuk mobil keluaran tahun 70-an. Mark Allen, head design dari Jeep menyatakan bahwa warna ini merupakan keluaran baru dari Jeep pada masanya. Jeep Chief menggunakan velg klasik 17inch slotted-mag dengan ban ukuran 37inch sangat serasi dengan design mobil ini.



Seperti saudaranya Jeep Wrangler unlimited, konsep pintu dan kaca depan Jeep Chief memiliki cekungan pada handle pintu dan yang lebih menarik adalah tidak adanya handle pada bagian pintu belakang. Dengan tidak adanya pilar pada pintu belakang membuat jendela pada sisi belakang jadi terlihat lebih panjang.

Beranjak ke bagian interior yang mengusung konsep pantai di Hawaii, dengan jok yang berbalut kulit motif bunga-bunga bernuansa pink, biru dan putih yang ternyata terinspirasi dari ikon kemeja milik Tom Selleck yang dia kenakan pada filum Magnum PI.




Ya, sambil menikmati suasana pantai dengan secangkir minuman dingin akan membuat nuansa beach vibe dengan mobil ini.
Masih ingat Volkswagens, mobil sejuta umat?



VW Type 2 Kombi  23 Window Samba Bus keluaran 1960 telah terjual di Australia dengan harga $157,000 atau sekitar 2 milyar rupiah.

Yang menarik adalah kelir putih serta paprika red yang membungkus mobil ini, juga transmisi manual 4 percepatan dan mesin 1.6-liter, serta terdapat label Samba pada handle pintu depan.

Harga ini merupakan rekor baru yang terpecahkan di Australia serta menjadi model of the year, dan nilai jualnya pun meningkat secara drastis pada tahun ini.

VW Type 2 ini merupakan produksi terbanyak kedua setelah VW Beetle, yang produksi terakhirnya di buat di Brazil pada bulan Desember 2013 setelah 63 tahun dengan total produksi sekitar 3,5 juta yang sudah dipasarkan di seluruh dunia.
SUV fenomenal Range Rover Evoque kembali membuat geger dengan sentuhan paket upgrade yang dilakukan oleh desainer aftermarket asal Inggris, Kahn Design.




Range Rover Evoque karya Kahn Design ini dinamakan RS250 dengan tampilan visualisasi mengkombinasikan warna hitam dan oranye pada bagian atap, engine hood, bumper tailgate dan juga bagian bawah grille-nya.

Tak hanya mempermainkan kombinasi warna saja, namun Kahn Design juga memberikan sentuhan bodikit baru seperti bagian side skirts, bumper depan jug penyematan LED daytime running light beserta rear diffuser-nya yang membuat Range Rover Evoque kini makin futuristik.

Bahkan pipa exhaust dan juga pelek telah diganti dengan menggunakan pelek alloy berukuran 22" yang dilabur warna hitam. Masuk ke bagian kabin, nuansa paduan two tone juga dihadirkan dengan permainan warna yang sama dengan eksteriornya. Mulai dari lapisan jok Alcantara dengan detailing warna oranye, trims, pedal alumunium beserta indikator spidometer yang memiliki warna oranye.





Mengenai sisi harganya, ubahan yang ditawarkan Kahn Design pada Range Rover Evoque ini dibanderol dengan harga mencapai 55,875 GBP atau setidaknya hampir menyentuh 70,000 Euro.
Belum lama ini, tim redaksi mendapat kesempatan melakukan test drive Mercedes-Benz B-Class, yang kali ini kami ingin memberikan informasi mengenai kualitas sistem audio standar pabrikan.




Layaknya mobil Eropa lainnya, Mercedes-Benz B-Class memiliki head unit yang terintegrasi dengan dashboard serta adanya layar yang terpisah berpenampilan elegant nan mewah. Meskipun memiliki layar, head unit ini tidak bisa memutar kepingan DVD, melainkan hanya memutar lagu dari CD, USB maupun Bluetooth. Sedangkan layar tersebut hanya berisi informasi, hal ini dikarenakan faktor keselamatan pada saat berkendara. Semua pengaturan bisa dikontrol dari konsol tengah maupun lingkar kemudi.

Mercedes-Benz B-Class

Mercedes-Benz B-Class

Mercedes-Benz B-Class

Fitur lainnya yang mendukung kualitas dari sistem audio pada Mercedes-Benz B-Class ini adalah terdapatnya equalizer meskipun masih terbagi secara umum yaitu treble dan bass dengan pengaturan -10 hingga +10 sesuai selera. Tidak ketinggalan pengaturan fader dan balance dengan pengaturan 10 langkah.

Mercedes-Benz B-Class

Untuk kualitas suara yang dihasilkan pun cukup proporsional. Hal ini terlihat dari terdapatnya speaker di panel pintu depan maupun pintu belakang yang terpisah beberapa bagian. Agar hasil lebih optimal, jarak antara masing-masing speaker diletakkan tidak terlalu jauh. Hasilnya ketika dilakukan uji coba, suara frekuensi atas, tengah maupun bawah pun cukup seimbang.

Mercedes-Benz B-Class

Kualitas dari sistem audio bawaan juga didukung kabin yang hening. Pasalnya, Mercedes-Benz B-Class sudah memiliki kualitas peredaman yang bagus sehingga kebisingan dari luar maupun mesin dapat diminimalisir.